Reiner Rahardja
Reiner Bonifasius Rahardja adalah
seorang entrepreneur muda inspirasional yang lahir di Jakarta, 13 Juli 1988.
Pada tahun 2014 ia berhasil menembuskan total angka penjualan seperempat
trilyun di usia 26 tahun. Reiner Rahardja saat ini termasuk dalam 5 besar sosok
Indonesia Successful Young Entrepreneurs Under 40 versi Business Opportunity
dan sekarang menjalani kegiatannya sebagai Founder & Executive Director of
The Accelerator, Founder & CEO of PT Reitech Solusindo (general trading),
President Commissioner of PT Nanohair Indonesia (beauty care), and Founder of
PT Reitech Internasional (Electronic & Electrical). Menjadi juri independen
dari berbagai kompetisi bisnis skala kampus hingga nasional dan menjadi peraih
Indonesia Entrepreneur and Education Award as The Best & Most Recommended
Business Acceleration Company. Berbekal impian dan usaha yang tidak pernah
putus, menjadikan Reiner Bonifasius Rahardja sebagai salah satu sosok young
entrepreneur yang berpengaruh di dunia bisnis saat ini, terutama dalam hal
pengembangan bisnis dan angka penjualan. Reiner, begitu Ia kerap disapa, lahir
dan tumbuh dalam sebuah keluarga sederhana. Namun karena tekadnya yang luar
biasa, bungsu dari dua bersaudara ini memutuskan untuk menghidupi dirinya
sendiri tanpa menerima uang sepeser pun dari orang tua setelah lulus SMA di
tahun 2006. Ia pun mengadu nasib dengan memulai karirnya sebagai sales kartu
kredit sambil menjalani kuliah dan berhasil menjadi sales person terbaik dengan
pencapaian penjualan tertinggi.
Sebelum menjadi sosok young
entrepreneur, Reiner pernah bekerja di 3 perusahaan sekaligus dan menghasilkan
lebih dari 25 juta rupiah per bulan di umur 20 tahun. Seluruh perusahaan tempat
ia berkecimpung dahulu adalah perusahaan multinasional berskala milyar dolar.
Dalam kesehariannya, pria yang hanya butuh waktu 2,5 tahun untuk mendapat gelar
Bachelor of Business Administration dari University of Southern Queensland,
Australia ini sering sekali membantu banyak usahawan muda untuk mempercepat
bisnisnya dengan mengajarkan banyak ilmu terapan bisnis yang langsung dapat
diaplikasikan oleh para usahawan muda lain. Berkat motivasi yang tidak pernah
berakhir ditambah dengan pengalaman serta jaringan yang luas, maka pria ini
memutuskan untuk mulai mendirikan perusahaan di tahun 2008. Saat itu, ia
memberanikan buat mendorong gerobak cireng. Mungkin buat beberapa orang
memalukan dari anak kantoran jadi cuma jadi penjual cireng keliling. Usaha itu
dinamainya Cireng Isi Kodjo. Usaha ini ternyata berbuah menjadi bisnis
menjanjikan. Hanya butuh waktu satu tahun sudah menghasilkan 20 gerobak cireng.
Bisnisnya tersebar di minimerket sampai supermarket. Dimulai cuma 5 cabang
didekat kawasan rumahnya jadi 20 buah setahun kemudian. Hebat tapi belum
berhenti disitu. Berbekal pendidikan bisnis semasa kuliah membuatnya melek
bisnis beneran. Usaha cireng digabung konsep perusahaan hingga menghasilkaan
apa itu difersifikasi. Reiner kemudian membuka usaha rumah makan Jepang, Minori
Bento Restaurant. Pemilihan tempat pun sudah diperhitungkannya matang- matang. Tantangan
menjadi tak begitu beban baginya. Seolah semua sudah ada dibelakang hidupnya. Kedua
usaha yang telah dimilikinya tersebut dijual. Semua karena ia ingin fokus
mempertajam penjualan dan marketing. Berkat pengalaman panjang itulah, ia bisa
dipilih menjadi sosok presiden direktur perusahaan asing tahun 2010.
Bekerja menjadi direktur membuat
Reiner tidak banyak memberi waktu pada keluarga. Jika ia menjadi pengusaha ia bisa
lebih fleksibel soal waktu. Sukses meningkatkan penjualan, ia dihadapkan
kepada keluarga yang merasa dirinya semakin jauh dari mereka. Pemuda yang telah
merasakan serunya berkeliling 130 kota di 32 negara ini, memutuskan untuk keluar
dari perusahaan asing. Keinginan mapan di umur 25 tahun sudah tercapai. Ia juga
sudah bisa membahagiakan orang tua secara materi. Tapi bukan soal waktu luang
yang tak bisa dipenuhinya. Inilah mengapa dirinya memilih membuka usaha sendiri
lagi.
Pada tahun 2011 Renier memilih
membangun perusahaanya sendiri, yakni Reitech Solusindo. Usahanya begerak
dibidang ekspor- impor. Total sudah menghasilkan seperempat triliun semenjak
usahanya baru saja dibuka. Kunci suksesnya adalah fokus, jikalau gagal, ya harus
berusaha kembali. Apa mimpi selanjutnya adalah agar bisa menginspirasi anak
muda. Ia berharap bisa membuka sekolah non- formal bagi wirausahawan muda. Lahirlah
sebuah organisasi non- profit ONE (Opportunity Never Ending). Ia bersama timnya
bekerja sama agar mencetak pengusaha baru. Apalagi Indonesia sendiri baru punya
pengusaha kurang dari dua persen. Padahal idealnya negara berkembang harunsya
punya tujuh persen. Bisnis tak selamanya butuh modal besar. Semua bisnis
katanya selalu dari nol berapapun modalnya. Karena itu akan berjalan sejalannya
waktu. Semua usaha bisa dimulai dari modal kecil, dan semuanya sama- sama
menemui kegagalan, dimana 50 persennya sama - sama gagal. Yang membedakan ialah
apakah kamu bisa merubah pola pikir suksesmu. Jangan hanya mau jadi pengusaha
saja. Akan tetapi jadilah pengusaha yang sukses usahanya. Reiner juga
mengingatkan jangalah berangan jadi motivator tapi jadilah inspirator. Buatlah
kisahmu sendiri dulu. Menurutnya motivasi cuma kata-kata yang membuat orang mau
melakukan sesuatu. Sementara itu inspirasi berasal dari pengalaman nyata. Sukses berbisnis dan berorganisasi, impianya
kini adalah bagaimana menciptakan wirausahawan dibawah 40 tahun. Sebuah gerakan
sosial dimana Reiner akan mengajak 1.000 orang wirausahawan yang akan disatukan
jadi satu dibawah Entrepreneurs Convention Under 40. Acara ini mampu mengangkat
semangat wirausaha dan bisa mempercepat lahirnya pengusaha baru. Reiner
kemudian memberikan pesan kembali, yakni jangan sibuk berdoa tapi lakukan lah
sesuatu.
Sumber:

Nice 👏
ReplyDeletesangat inspiratif ����
ReplyDeleteSosok Insprirasi buat Entrepreneur muda
ReplyDeleteawesome!
ReplyDeleteMantab, luar biasa!!
ReplyDeleteAwesome !! ❤❤
ReplyDeleteNice story
ReplyDeleteBest Journey 😎
ReplyDelete